Yudi Wijaya

Simple and Fast

Selasa, 18 Maret 2014 di 09.25 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Nama : Yudi Wijaya
Kelas : 2KA29
NPM : 17112912

Komunikasi ialah penyampaian pesan dari komunikator (sender) kepada komunikan (receiver) melalui media tertentu dan menyebabkan efek.Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.jadi Komunikasi dalam organisasi merupakan suatu komunikasi atau proses untuk anggota menghimpun informasi yang berhubungan dengan organisasinya dan merubah apa yang terjadi di dalamnya.

Komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting agar tidak terjadinya salah penyampaian informasi antar anggota dalam suatu organisasi dan agar tercapainya tujuan tertentu. Sebuah interaksi yang bertujuan untuk menyatukan dan mensikronkan seluruh aspek untuk kepentingan bersama sangat dibutuhkan dalam sebuah tujuan berorganisasi. Dengan kata lain, tanpa adanya sebuah interaksi yang baik niscaya sebuah organisasi tidak akan mencapai tujuannya. Interaksi disini adalah mutlak meliputi seluruh anggota organisasi yang dapat berupa penyampaian-penyampaian informasi, instruksi tugas kerjaatau mungkin pembagian tugas kerja. Interaksi sebenarnya adalah proses hubungan komunikasi antara 2 orang atau lebih dimana orang yang satu bertindak sebagai pemberi informasi dan orang yang lain berperan sebagai penerima informasi. Intinya, korelasinya harus melibatkan dan terfokus kepada orang-orang itu sendiri dalam suatu organisasi. dengan kata lain dapat disimpulkan komunikasi dapat dibilang juga sebagai proses penyampaian informasi yang berguna untuk mengkoordinasi lingkungan dan orang lain demi mencapai suatu tujuan.

di 09.00 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Nama : Yudi Wijaya
Kelas : 2KA29
NPM : 17112912

PENDAHULUAN

Tujuan dengan pengetahuan mengenai organisasi adalah untuk membentuk suatu tim kerja atau aktivitas tertentu. Organisasi identik dengan sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah system. Siapapun memerlukan pengalaman dari organisasi, dikarenakan manusia adalah makhluk social yang dimana membutuhkan interaksi dengan yang lainnya. Dengan bekerja sama dengan orang lain, maka pekerjaan akan terasa lebih ringan dan juga akan lebih cepat terselesaikan dibandingkan bekerja sendirian. Kemampuan berorganisasi tidak dapat dipelajari hanya dengan membaca teori buku atau makalah, akan tetapi kemampuan organisasi akan lebih terbentuk dan terasah dengan sendirinya jika langsung terjun dalam suatu organisasi. seseorang yang telah berpengalaman dalam organisasi yang diikutinya akan mempunyai wawasan yang luas tentang bagaimana cara menjalankan suatu organisasi.

PEMBAHASAN
Pengertian Organisasi Secara Umum Secara umum, organisasi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari sekelompok individu dalam pembagian kerja, dengan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. dalam definisi ini, organisasi mempunyai syarat-syarat tertentu, yaitu:
- adanya struktur atau jenjang jabatan
- adanya pembagian kerja

Senin, 21 Oktober 2013 di 17.00 Diposting oleh Unknown 0 Comments


PENGERTIAN KOMUNIKASI LISAN

Komunikasi Lisan ialah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang menggunakan bahasa/ lisan/ ucapan. Lisan ini terjadi dimaksudkan saat kedua orang atau lebih saling berbicara/ berdialog. Contohnya pada saat wawancara, berpidato, rapat , berdiskusi atau hal yang lainnya yang mengandung 5 unsur yang telah di jelaskan sebelumnya.

Komunikasi Lisan juga dapat di bedakan menjadi dua kejadian  antara lain :
  1. Komunikasi Lisan  secara Langsung (Tanpa pembatas/tanpa menggunaka media)
     Komunikasi Lisan secara langsung ialah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan media yang membatasi mereka.a
  2. Komunikasi Lisan secara Tidak Langsung (Terbatas/menggunakan alat media)
    Komunikasi Lisan secara Tidak Langsung ialah komunikasi yang di lakukan oleh kedua orang atau lebih yang menggunakan alat berupa media komunikasi dan tidak  saling bertatap muka secara langsung  dengan jarak/ tempat yang berbeda. (Komunikasi ini sangat memudahkan para komunikan untuk menerima pesan dari  komunikator melalui saluran-saluran tertentu dengan jarak yang jauh.

Halaman 5

di 09.35 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perkenalkan nama saya Yudi Wijaya anak ketiga dari 3 bersaudara, lahir di bekasi pada 28-05-1994. Saya biasa di panggil idung mungkin karena hidung saya yang mancung eh pesek haha. Masa kecil saya sangat menyenangkan, saat duduk di bangku sekolah dasar saya suka memukul pala teman saya dengan pulpen hingga dia menangis. Setelah pulang sekolah kebetulan di perumahan saya suka banjir jadi saya suka mencari ikan dan kepiting di got” sampai” saya berenang di got tersebut.
Nah kenapa saya di panggil idung pada saat saya duduk di bangku smp sampai sekarang pun begitu.  Kegemaran saya yaitu bermain game online sampai” saya suka begadang sampai pagi karena bermain game tersebut tapi sekarang alhamdullillah saya sudah bis menguranginya.
Sekian deskripsi tentang diri saya. Terimakasih


Wassalamu‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Rabu, 25 September 2013 di 05.33 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Nama : Yudi Wijaya
Kelas : 2KA29
NPM : 17112912

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.

Organisai yang pernah saya ikuti saat saya smp tapi bukan di sekolah melainkan di rumah yaitu IRMAS (Ikatan Remaja Masjid). Organisasi ini di kerjakan sama anak” remaja yang tinggal di mesjid dekat rumah yang dipimpin oleh dewan pengurus masjid. Kegiatan yang di kerjakan biasanya sih membaca al-quran, membangun ssaha mandiri untuk anggota IRMAS, menyantuni Anak-anak yatim, ikut serta berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan masih banyak lagi. Setiap acara kegiatan islam kami selalu menjadi panitianya. Waktu itu saya Cuma menjadi anggota biasa saja. Mungkin ini saja yang bisa saya ceritakan. Sekian dan terimakasih.

Sabtu, 29 Juni 2013 di 23.11 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan.

Ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu:
  • Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.
  • Kecemasan neorotis timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah Menurut Sigmund Freud kecemasan ini dibagi tiga macam yakni; kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yang irasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup, gagap dan sebagainya.
  • Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam=macam emosi atnra lain: isri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir, cemas, takut gelisah dan  putus asa.

Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

Kesepian
Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya.

Ketidakpastian
Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. 
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan tidak pasti, yaitu :
  1. Obsesi
  2. Phobia
  3. Kompulasi
  4. Hysteria
  5. Delusi
  6. Halusinasi
  7. Keadaan emosi

Sabtu, 11 Mei 2013 di 19.58 Diposting oleh Unknown 1 Comment

Dalam uraian ini perlu dijelaskan beberapa pertanyaan:
Jelaskan masing-masing unsur ideologi bagi masyarakat tersebut:

  1. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,, petunjuk hidup di dunia.
  2. Nilai-nilai adalah kualitas atau isi dari sesuatu yang dikatakan bernilai apabila mempunyai kegunaan, keberhargaan (nilai kebenaran), keindahan (nilai estetis), kebaikan (nilai moral atau etis) maupun mengandung unsur religius (nilai agama). Sesuatu yang bernilai akan selalu dihargai dan dihormati di manapun sesuatu itu berada.
  3. Norma-norma adalah aturan-aturan yang berisi petunjuk tingkah laku yang harus ditaati atau tidak boleh dilakukan manusia dan bersifat mengikat.

Jelaskan tentang pengertian cita-cita. Adakah manusia hidup tanpa cita-cita?

Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya. Tidak, karena setiap manusia pasti mempunyai cita-cita. Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi.

Ada 3 kategori keadaan hati seseorang, yaitu keras, lunak, dan lemah. Coba uraikan masing-masing!

  1. Orang yang berhati keras, biasanya tak berhenti berusaha sebelum cita-citanya tercapai. Ia tidak menghiraukan rintangan, tantangan, dan segala esulitan yang dihadapinya. Orang yang berhati keras biasanya juga mencapai hasil yang gemilang dan sukses hidupnya.
  2. Orang berhati lunak biasanya dalam usaha mencapai cita-citanya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Namun ia tetap berusaha mencapai cita-cita itu. Karena, biarpun lambat ia akan berhasil juga mencapai cita-citanya.
  3. Orang yang berhati lemah biasanya mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi. Bila menghadapi kesulitan cepat-cepat ia berganti haluan dan berganti keinginan.